Tips Belajar

Cara Membuat Catatan yang Baik dan Mudah Dipelajari

Oleh Dinda Pratama, Pendamping Belajar, M.Pd. · 9 tahun mendampingi siswa belajar · Updated July 2026
Advertisement

Mencatat adalah kegiatan belajar yang paling sering dilakukan, tetapi banyak pelajar tidak pernah belajar mencatat dengan benar. Menyalin persis semua yang dikatakan guru terasa rajin, padahal jarang membantu memahami materi karena kita hanya menyalin tanpa berpikir. Catatan yang baik bukan salinan mentah, melainkan alat untuk memahami dan mengulang pelajaran. Mempelajari cara mencatat yang lebih baik bisa mengubah mencatat dari kegiatan sia-sia menjadi salah satu hal paling berguna di kelas.

Catatan untuk berpikir

Tujuan mencatat adalah mengolah informasi, bukan sekadar merekamnya. Ketika kamu menuliskan ulang gagasan dengan kata-katamu sendiri, memilih mana yang penting, dan menatanya, kamu sebenarnya sedang belajar saat menulis. Berusaha menyalin setiap kata justru menghalangimu berpikir tentang materi. Catatan terbaik bersifat selektif dan personal, mencerminkan pemahamanmu, bukan menyalin kalimat guru persis. Fokuslah menangkap inti dan maknanya, bukan mengejar kelengkapan kata demi kata.

Gunakan struktur yang jelas

Catatan yang tertata rapi jauh lebih mudah dibaca dan dipelajari kembali. Menggunakan judul dan subjudul, memberi jarak antar bagian, dan menyusun gagasan yang berhubungan secara berkelompok membantu kamu menemukan dan memahami isi catatan saat mengulang. Struktur yang jelas juga menunjukkan hubungan antar konsep. Baik mencatat di kertas maupun perangkat, catatan yang teratur dan mudah dibaca menghemat banyak waktu ketika ujian mendekat dan kamu perlu mengulang materi dengan cepat.

Tulis dengan kata sendiri

Menulis catatan dengan kata-katamu sendiri jauh lebih bermanfaat daripada menyalin mentah. Proses menerjemahkan penjelasan ke bahasamu sendiri memaksa kamu memahami maksudnya, bukan sekadar menuliskannya. Catatan seperti ini juga lebih mudah kamu pahami saat dibaca ulang, karena disusun dengan cara berpikirmu sendiri. Jika ada istilah penting yang harus persis, tetap tulis apa adanya, tetapi untuk penjelasan, ubahlah ke bahasa yang paling kamu mengerti.

Beri tanda dan sorotan

Memberi tanda pada bagian penting membantu kamu cepat menemukan inti saat mengulang. Menggarisbawahi atau menyorot poin kunci, menandai rumus penting, atau memberi simbol untuk hal yang perlu ditanyakan membuat catatan lebih mudah dinavigasi. Namun jangan berlebihan, karena bila semua ditandai, tidak ada yang benar-benar menonjol. Gunakan tanda secukupnya untuk menyoroti hal yang paling penting, sehingga catatanmu tetap bersih dan mudah dibaca kembali.

Ulang dan lengkapi setelah kelas

Nilai catatan berlipat ganda jika kamu meninjaunya sesaat setelah dibuat, saat pelajaran masih segar di ingatan. Membaca ulang, mengisi bagian yang kurang, memperjelas hal yang membingungkan, dan menambahkan pertanyaanmu sendiri mengubah catatan mentah menjadi bahan belajar yang sesungguhnya. Peninjauan singkat ini juga berfungsi sebagai latihan mengingat awal, memperkuat apa yang baru dipelajari. Catatan yang tidak pernah dibuka lagi hampir tak berguna; catatan yang ditinjau menjadi alat belajar terbaik.

Temukan gaya yang cocok

Tidak ada satu cara mencatat yang paling benar; yang terbaik adalah cara yang membantumu memahami dan mengingat. Cobalah pendekatan berbeda untuk pelajaran berbeda, dan jangan ragu menyesuaikannya. Benang merah dari semua catatan yang baik adalah keterlibatan aktif: memikirkan materi, mengungkapkannya dengan kata sendiri, dan menatanya agar bisa dipelajari kembali. Bila itu sudah terpenuhi, bentuk catatan yang spesifik menjadi jauh kurang penting.

Advertisement

Pertanyaan yang sering diajukan

Bagaimana cara membuat catatan yang baik? Tulis dengan kata-katamu sendiri, gunakan struktur dan judul yang jelas, tandai poin penting secukupnya, dan tinjau serta lengkapi catatan sesaat setelah kelas.

Apakah harus menyalin semua yang dikatakan guru? Tidak. Menyalin persis menghalangimu berpikir. Catatan yang baik bersifat selektif dan ditulis dengan kata-katamu sendiri, sehingga membantu memahami saat menulis.

Kapan sebaiknya mengulang catatan? Sesegera mungkin setelah kelas, saat materi masih segar. Meninjau dan melengkapi catatan saat itu mengisi bagian yang kurang dan berfungsi sebagai latihan mengingat awal.

Advertisement